BUAH ALPUKAT DAN MANFAATNYA BAGI KESEHATAN

 10 April 2026    Dibaca: 13241 Pengunjung

kesehatan alpukat

Alpukat menjadi salah satu jenis buah populer yang terkenal berkat berbagai kandungan nutrisi di dalamnya. Beragam kandungan nutrisi membuat buah ini memiliki banyak manfaat yang baik untuk kesehatan. Selain bermanfaat, buah ini memiliki rasa yang manis dan lezat. Bahkan, kita bisa mencoba alpukat dengan berbagai cara pengolahan yang berbeda-beda.

Banyaknya nutrisi yang terkandung dalam buah alpukat, tentunya mampu membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian tubuh.

Berikut ini beberapa manfaat alpukat yang perlu kita ketahui yaitu:

1. Menjaga berat badan

Alpukat mengandung serat dan karbohidrat, sehingga mengonsumsinya bisa membuat kita merasa kenyang lebih lama. Meski mengandung lemak, tetapi buah ini tidak mengakibatkan kenaikan berat badan. Sebab, lemak yang terkandung dalam buah ini adalah lemak baik.

Meski begitu, hindarilah mengonsumsi buah alpukat secara berlebihan. Alasannya kandungan kalori dalam buah ini cukup tinggi, antara 150 sampai 200 kalori pada satu buahnya.

 Tak hanya itu, guna membantu mendapatkan berat badan ideal, kita juga disarankan untuk berolahraga secara rutin selain mengkonsumsinya. 


2. Mengontrol kadar gula darah

Manfaat alpukat selanjutnya adalah mengontrol tekanan darah. Dengan kata lain, buah ini sangat baik bagi pengidap diabetes. Meskipun mengandung karbohidrat, tetapi indeks glikemik pada alpukat sangat rendah, sehingga tidak akan memengaruhi kadar gula darah.

Selain itu, mengonsumsi alpukat juga baik untuk mengontrol metabolisme pada pengidap diabetes. Jadi, tidak ada salahnya untuk mengonsumsi buah ini sebagai makanan sehat bagi pengidap diabetes.

3. Mencegah sembelit

Sembelit atau konstipasi terjadi karena kamu kurang asupan serat atau tidak terpenuhinya asupan cairan harian tubuh. 

Oleh karena itu guna mengatasi kondisi tersebut, kita bisa memenuhi asupan serat dan minum setidaknya dua liter setiap hari.


4. Mengontrol tekanan darah

Selain serat dan lemak yang baik, buah alpukat juga kaya akan kandungan kaliumnya. Jenis mineral satu ini sangat bermanfaat untuk membantu mengendalikan tekanan darah dan mencegah terjadinya tekanan darah tinggi.

Tidak hanya itu, kalium juga sangat baik untuk membantu mengatur detak jantung agar tetap normal. 


5. Menjaga kesehatan mata

Alpukat mengandung antioksidan jenis zeaxanthin dan lutein di dalamnya. Berdasarkan sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Investigative Ophthalmology and Visual Science, kedua jenis antioksidan tersebut sangat penting untuk menunjang kesehatan mata.

 Artinya, rutin mengonsumsi buah alpukat dalam jumlah yang tidak berlebihan, bisa membantu menurunkan risiko masalah kesehatan penglihatan pada usia senja.

Studi tersebut  juga menyebutkan bahwa baik zeaxanthin maupun lutein, bisa membantu mencegah mata mengalami degenerasi makula dan katarak. 

6. Menjaga kesehatan jantung

Manfaat alpukat juga tidak lepas dari kesehatan jantung. Kandungan mineral, protein, serat, lemak sehat, juga vitamin di dalamnya sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung.


Membiasakan mengonsumsi buah dan sayuran, tak terkecuali buah yang satu ini, bisa membantu menurunkan kadar low density lipoprotein (LDL), dan meningkatkan kadar high density lipoprotein (HDL) di dalam tubuh.

 

Begitu banyak kan manfaat buah alpukat?

Naah sekarang mari ketahui lebih jauh, kapan sih waktu terbaik mengkonsumsi buah alpukat ini?

Tingkat kematangan buah alpukat

ditentukan oleh tekstur, warna kulit, dan warna di bawah tangkai. Alpukat matang ideal ditandai dengan tekstur sedikit lunak saat ditekan, warna kulit lebih gelap/coklat (tergantung varietas), dan warna hijau cerah di bawah tangkai. Alpukat matang sempurna memiliki kadar antioksidan yang baik.

Tahapan Kematangan Alpukat

  • Mentah (Keras): Kulit berwarna hijau terang dan tekstur keras seperti batu. Butuh waktu beberapa hari untuk matang.
  • Setengah Matang (Mulai Lunak): Tekstur sedikit melunak saat ditekan perlahan, namun masih padat.
  • Matang (Siap Konsumsi): Kulit biasanya berwarna hijau tua atau kehitaman (tergantung jenis), kulit terasa lunak namun tidak benyek saat ditekan. Warna di bawah tangkai hijau cerah.
  • Terlalu Matang: Tekstur sangat lembek/benyek, kulit coklat tua/hitam, dan seringkali berbau asam atau tengik. 

 

Cara Mengecek Kematangan

  • Uji Tekanan: Tekan buah dengan telapak tangan secara perlahan (hindari ujung jari agar tidak memar).
  • Cek Tangkai: Lepaskan tangkai kecil di ujungnya. Hijau cerah = matang, coklat muda = mentah, coklat tua = terlalu matang.
  • Tingkat Kematangan Berdasarkan Warna Kulit: Kulit yang lebih gelap (seperti pada Alpukat Hass) umumnya menunjukkan kematangan yang lebih tinggi.

Nah, itulah rekomendasi waktu terbaik untuk makan alpukat. Namun, perlu diingat bahwa manfaat alpukat yang dirasakan setiap individu bisa berbeda, terutama jika kita memiliki penyakit tertentu.

 

TAGS :