Penyuluhan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber melalui Teba Modern di Posyandu Iman Lestari, Kebon, Baler Bale Agung

 18 Juni 2025    Dibaca: 707 Pengunjung

Penyuluhan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber melalui Teba Modern di Posyandu Iman Lestari, Kebon, Baler Bale Agung

RSU Negara melalui unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) telah melakukan perjanjian kerjasama untuk memberikan edukasi kesehatan rutin di Posyandu Iman Lestari yang terletak di Banjar Kebon, Kelurahan Baler Bale Agung, Negara. Hari ini Rabu, 18 Juni 2025 bersama dengan Seksi Kesehatan Lingkungan, Bidang Penunjang Non Medik RSU Negara memberikan edukasi kesehatan dengan topik Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber melalui Teba Modern. Berkesempatan hadir pada hari ini ialah Kepala Seksi Lingkungan yaitu Bapak Putu Madya Utama, S.Kep.Ns, MM sebagai narasumber.

Sasaran salah satu kegiatan pemberdayaan masyarakat ini adalah kader dan peserta posyandu. Adapun peserta posyandu terdiri dari masyarakat yang berusia lanjut (Lansia) serta orang tua balita. Media berupa leaflet atau brosur lipat diberikan kepada masyarakat untuk memudahkan masyarakat dalam memahami pesan sehingga dapat mempraktekan pengelolaan sampah tersebut di rumah masing-masing, karena meskipun sampah merupakan masalah klasik, namun sulit untuk diselesaikan tanpa adanya kesadaran semua orang. Harapan dari pelaksanaan edukasi ini adalah mendorong masyarakat agar lebih peduli lingkungan dengan menerapkan pengelolaan sampah berbasis sumber di lingkup rumah tangga sehingga sampah yang menumpuk di TPA yang sebagian besar merupakan sampah organik dapat berkurang. Kegiatan ini dapat dilakukan mulai dari pemilahan sampah organik, dan anorganik di rumah tangga. Sampah anorganik dapat dipilah lagi menjadi sampah daur ulang dan sampah residu atau sampah yang tidak dapat dimanfaatkan. Setelah itu proses pengolahan sampah organik menjadi kompos dapat dilakukan dengan membuat media Teba Modern atau memanfaatkan tong komposter dan compost bag. Pengelolaan sampah berbasis sumber melalui Teba Modern ini merupakan langkah agar kita mampu mengatasi permasalahan sampah di Kabupaten Jembrana, mengingat TPA Peh Kaliakah yang merupakan satu-satunya TPA di Kabupaten Jembrana telah mengalami over kapasitas.

Mari bersama-sama wujudkan Kabupaten Jembrana yang bersih dari sampah, bangun kesadaran mulai dari lingkungan rumah tangga bersama dengan memilah sampah rumah tangga. Demi Jembrana, Pasti Bisa!

TAGS :